Tahun 2008 sudah dimulai, Ekonomi diprediksi membaik, dan banyak masyarakat Indonesia semakin kaya - Bagaimana menurut kamu???
Ekonomi masyarakat Indonesia di tahun 2008 diprediksi membaik.
Baik Suhu Ong – paranormal Surabaya, yang menyebut 2008 sebagai **** Tanah dan Mas Dian MRE, pakar fengshui ibukota yang produktif menulis buku, dan menyebut Tahun 2008 sebagai Tahun **** Api menyatakan, perekonomian rakyat akan meningkat.
“Tahun ini tahun perbaikan bagi sumber daya manusia. Mereka yang menerjuni bidang pendidikan tahun ini akan membaik,“ kata Mas Dian, MRE.
KEMARAU PANJANG
Dalam perhitungan Mas Dian, MRE, di tahun Tikus Api 2008 ini, akan mengalami kemarau panjang. Masih akan ada gempa bumi tektonik, dan tanah longsor, selain banyak gunung berapi meletus. “Tapi tidak berarti gunung api yang di Indonesia , “ paparnya.
Di bidang sumber daya manusia, Tahun Tikus merupakan tahun untuk kecerdikan, kebijaksanan yang tinggi dan kemauan baik. Mereka yang investasi atau ketinggalan di bidang pendidikan dan pengetahuan 2008 merupakan tahun yang baik untuk mengejar ketertingggalannya, katanya. Dibandingkan 2007, yang menurut perhitungannya merupakan tahun “tahun tanah di atas genting” sehingga banyak terjadi tanah longsor, maka 2008 menurut Mas Dian, MRE, merupakan “tahun tikus di dalam gudang”. Artinya, produksi pangan aman, konflik antar manusia berkurang, rezeki membaik
KEJAHATAN BESAR
Sisi negatifnya, namun juga para penjahat juga aman dan terlindungi. “Saya melihat, banyak kasus kejahatan besar, khususnya korupsi, yang akan terbongkar sepanjang 2008. Tapi kasus-kasus mega korupsi BLBI akan terus jadi wacana saja, tidak ada solusi kongkrit, “ ramalnya.
Mas Dian menambahkan, guna melanjutkan kekuasaannya di periode ke-2, Presiden SBY akan bermanis-manis dengan rakyat selama 2008. Meski demikian, dia masih banyak membuat keputusan yang sifatnya ragu-ragu, sebagaimana stigma yang melekat pada sosoknya selama ini.
Menurut Mas Dian, MRE yang beruntung di tahun 2008 adalah mereka yang bershio Kerbau, Naga dan Kera. Sedangkan yang buruk adalah Kelinci, Kuda, Kambing, dan Ayam.
TIKUS POSITIF
Sementara itu, Soho Ong, 55, menyatakan, tahun 2008 penuh berkah. Ditemui di tempat prakteknya di Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Suhu Ong memaparkan tahun 2008 adalah tahun tikus tanah positif. Secara keseluruhan tahun ini membahagiakan, bebas dari peristiwa mengeggerkan, peperangan, juga bencana alam. Bagi mereka yang berbisnis, dipersilahkan mengembangkan usaha.
Usaha di bidang hasil bumi, sembako, property, pertanahan, elektronika, dan industri logam emas akan mempunyai prospek bagus. Sedangkan bisnis minuman, makanan, bahan baker, dan perdagangan saham akan suram.
Bagi Shio Tikus, di Tahun Tikus Tanah ini menjanjikan kesuksesan dan kemakmuran. Karier dan profesi mengalami peningkatan. Kemajuan tidak diduga bisa terjadi, sekalipun gangguan kesehatan harus diwaspadai. Keberuntungan juga bakal dipunyai Shio Naga, Kambing, dan Shio Monyet.
Bagi Shio Macan, 2008 merupakan tahun yang tidak menguntungkan. Khususnya di bidang bisnis. Hindari tindakan spekulatif, berpikir logis dan konservatif. Hal yang sama berlaku bagi Shio Kelinci, Ayam dan Shio Kerbau . Tahun 2008 merupakan tahun yang sulit (ciong).
Sedangkan bagi Shio Ular tahun 2008 merupakan tahun yang datar. Sama seperti Shio ****,Ular, dan Shio Anjing. Karier tidak meningkat, keluarga tidak tenteram.
HARUS KERJA KERAS
TAHUN 2008 yang bershio ‘tikus tanah’ tak lama lagi segera hadir di hadapan kita semua. Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, binatang yang cukup menjijikkan itu, memiliki karakter kurang baik. Bahkan bisa berkonotasi buruk jika dikait-kaitkan dengan masalah ekonomi, karena cenderung merusak atau menggerogoti.
Orang boleh berpendapat apa saja, namun tidak demikian dengan presenter kondang program Republik BBM (Baru Bisa Mimpi) di Metro TV satu ini. Meski terlahir dari etnis Tionghoa, dia bilang justru sangat tidak percaya shio. Apalagi, tambahnya, realitas kehidupan yang belum dijalani lantas sudah diprediksi macam-macam.
“Pastinya, saya justru lebih percaya pada realitas kehidupan yang ada. Sebagai contoh, kalau kita ingin sukses, ya harus kerja keras. Jadi, bukan karena ramalan yang mengacu pada shio tikus tanah tadi,” beber model yang juga pernah ikut membintangi sinetron Opera Jakarta itu lagi.
Dia mengungkapkan semua itu, bukan berarti tak bangga terlahir sebagai etnis Tionghoa. “Selama ini, dalam komunitas keluarga besar saya, kesamaannya pada soal makan. Kalau soal pemikiran, bisa bebas untuk berbeda-beda pendapat. Termasuk soal Imleks, sebagai Tahun Baru Cina,” ungkap cewek cantik berusia 30 tahun, sarjana tamatan Universitas Parahiyangan, Bandung.
DIRI SENDIRI
Disarankan Olga, setiap eksistensi manusia seharusnya percaya pada kemampuan diri sendiri. Jadi, jangan mudah percaya dengan bentuk ramalan apapun, apalagi dikait-kaitan dengan kepercayaan tertentu. “Ini kan jamannya kemajuan teknologi. Kita harus optimis terhadap masalah apa saja,” selorohnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar